PAHITNYA KEHIDUPAN
Banyak langkah yang ku jalani
Banyak rintangan yang menghalangi
Kau bagaikan siang dan malam
Datang dan pergi sesukamu tanpa memikirkan kebahagiaan orang lain
Seandainya saat itu aku bisa membaca hati orang lain
Mungkin kini aku takkan terjebak dicaramu yang menyakitkan
Tak banyak kebahagiaan yang menjadi kenangan dihidupku
Selalu tangis yang menemani hari hariku
Kepercayaanku terhadap Tuhan
Tak menggoyahkan harapanku untuk selalu berusaha menjadi yang terbaik
Sabar dan diamlah yang sangat berperan dalam hidupku
Tak sedikit hinaan dan cacian yang dipersembahkan untukku
Kebahagiaanku dimasa kecil hanya sebagai awal dari kesedihanku dimasa datang
Beribu ribu mata yang menatapku tak banyak yang disertai senyuman
Pahit manisnya kehidupan ini harus tetap ku lalui
Walau keraguan selalu jadi titik utama yang ku rasakan

Tugas Sholeha Naabighoh 9.3
BalasHapus